Strategi Pemasaran

Sandi Octa Susila

Graduate Student of Master Program in Management

Graduate School of Business (www.mb.ipb.ac.id)

Bogor Agricultural University (www.ipb.ac.id)

 

Kelas Manajemen Pemasaran

Dosen

Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc. (www.ujansumarwan.blog.mb.ipb.ac.id, www.sumarwan.staff.ipb.ac.id, sumarwan@mb.ipb.ac.id)

Dr. Ir. Hartoyo, M.Sc.

Dr. Ir. Dodik Nur Rachmat, M.Sc.F.

Dr. Kirbandoko, M.S.M.

Dr. Ir. Mukhammad Najib, M.M.

 

300 Kata tentang kuliah pertama manajemen pemasaran

 

Kuliah di triwulan kedua, bertemu dengan mata kuliah manajemen pemasaran, awalnya seperti sulit karena pada pertemuan pertama sebelum kuliah, mahasiswa diharuskan agar mengisi semacam pertanyaan kuis untuk melatih terkait manajemen pemasaran dalam arti luas. Pada saat tatap muka perdana dengan koordinator mata kuliah tersebut, suasana semakin cair, beliau adalah Prof. Dr. Ir. Ujang Sumarwan, M.Sc, panggilan kerennya USA, sangat mudah di ingat. pembawaan dalam mengajarnya sangat cair, mudah di mengerti dan yang paling penting beliau interaktif. Hal ini yang membuat mahasiswanya jadi semangat untuk memperhatikan apa yang beliau sampaikan. Beberapa materi yang disampaikan beliau yang paling menarik ketika beliau membahas terkait negative demand (permintaan negatif), dikatakan negative demand yakni sebuah pasar dalam keadaan permintaan negatif jika pasar tidak menyukai produk dan bahkan bersedia membayar untuk mencegahnya. Banyak dari rekan rekan lain ketika Prof USA bertanya, “apa kira kira ketika kamu dihadapkan dengan negative demand atau kamu di beri pun produk tersebut tidak mau?” jawabannya sangat menarik, ada yang menjawab Narkoba, obat terlarang, rokok, makan nasi di siang hari, bahkan DVD Por** yang pada akhirnya diakhiri dengan tertawa bersama. Read the rest of this entry »

(Klik Gambar)

Jangan bertani, karena bertani tak membutuhkan sekolah formal, itulah yang melekat dalam pikiran masayarakat kita. Termasuk dikampung saya. Jika anda bertani maka, gelar sekolahan anda akan luntur. Titel kesarjanaan yang anda miliki menjadi tak begitu penting. Tapi konon anda pasti membayangkan betapa tahun 1970 an, sebutan Insinyur  Pertanian sangat bergensi ditelinga kita. Dan tugas seorang Insiyur pertanian melakukan penyuluhan pertanian, mengajak masyarakat tani bisa berkembang, dengan pola cara bertani yang tepat.

Makanya kenapa titel Insinyur pertanian saat itu sangat penting dan diminati, bahkan menjadi penanda orang-orang berkelas. Coba anda lihat film “Rano Karno” dan “Roma Irama” jaman siaran TVRI dulu. Betapa sarjana pertanian begitu diagungkan.

Kira-kira tahun 1990 an pamor sarjana pertanian mulai pudar begitu saja, disebabkan karena banyaknya jurusan-jurusan bergensi lain dibuka. Zaman Orde Baru, banyak sarjana pertanian direkrut jadi pegawai. Hingga saat ini meninggalkan evoria, bahwa seorang sarjana pertanian harus jadi pegawai negeri biar kafasitas nama mereka bisa diperhitungkan.

Sisi lain sarjana pertanian berharap bekerja dikantor dengan hanya mengandalkan kemampuan administrasi, dan kantor-kantor membuka proyek lahan-lahan uji coba pertanian. Sementara hasil uji coba ini hanya sekedar untuk laporan, bahwa mereka sukses memajukan masayarakat tani setelah memiliki lahan percontohan. Read the rest of this entry »

Sandi Octa Susila, 20 Sep 2012
Seorang anak lelaki disuruh ayahnya pergi ke kota untuk membeli tepung roti.
Anak lelaki itu segera berangkat berjalan kaki. Jarak antara desa tempat
tinggalnya dan kota cukup jauh juga. Di perjalanan ia harus melewati sebuah
jembatan kecil.

Kini ia tiba di ujung jembatan kecil itu. Di seberang jalan ia melihat
seorang anak lelaki lain yang berjalan ke arahnya. Mereka berdua sama-sama
berjalan di jalur yang sama. Hingga tepat di tengah-tengah jembatan itu
mereka saling berhadap-hadapan. Keduanya berhenti dan berpandangan. Anak
lelaki itu berpikir, “Wah, kurang ajar sekali anak ini. Dia tidak mau
mengalah dan memberikan jalan padaku.”
Di saat yang sama, anak lelaki lain itu berpikiran hal yang sama,
“Seharusnya dia yang mengalah dan memberikan jalan padaku.”  Read the rest of this entry »

Seorang tukang roti di sebuah desa kecil membeli satu kilogram mentega dari seorang petani. Ia curiga bahwa mentega yang dibelinya tidak benar-benar seberat satu kilogram. Beberapa kali ia menimbang mentega itu, dan benar, berat mentega itu tidak penuh satu kilogram. Yakinlah ia, bahwa petani itu telah melakukan kecurangan. Ia melaporkan pada hakim, dan petani itu dimajukan ke sidang pengadilan.

Pada saat sidang, hakim berkata pada petani, “Tentu kau mempunyai timbangan?”

“Tidak, tuan hakim,” jawab petani.

“Lalu, bagaimana kau bisa menimbang mentega yang kau jual itu?” tanya hakim.

Petani itu menjawab, “Ah, itu mudah sekali dijelaskan, tuan hakim. Untuk menimbang mentega seberat satu kilogram itu, sebagai penyeimbang, aku gunakan saja roti seberat satu kilogram yang aku beli dari tukang roti itu.”

Smiley…! Cukup banyak contoh, kekesalan kita pada orang lain berasal dari sikap kita sendiri pada orang lain.

 

1. Pengaturan Mouse untuk windows 7

START → CONTROL PANEL → HARDWARE AND SOUND → DEVICE AND PRINTER (Klik MOUSE).

Maka akan muncul “Mouse Properties” didalam terdapat Buttons, Pointer, Pointer Options dan Hardware.

  1. Buttons
    1. Button configuration ( jika di CENTANG switch primary and secondary buttons ) makan Klik kiri pada mouse akan pindah ke klik kanan pada mouse.
    2. Double click speed yakni untuk pengaturan cepat lambatnya dalam double click mouse. Slow untuk merendahkan kecepatan, dan Fast untuk mempercepat kecepatan dalam men-double click. Read the rest of this entry »

Agronomi dan hortikultura merupakan ilmu yang mempelajari tentang teknik budidaya tanaman dalam pertanian. Ilmu ini sangat berperan penting dalam berkembangnya berbagai hal pada bidang pertanian.  Di Indonesia yang merupaka negara berkembang, sektor pertanian menjadi faktor yang sangat dibutuhkan agar dapat mencapai ketahanan pangan nasional. Mungkin saat ini masih banyak orang yang beranggapan bahwa pertanian itu hanya lah seseorang yang hidupnya mengolah lahan dengan mencangkul di sawah dan ladang, lalu kemudian hasilnya di jual kepada tengkulak yang kemudian akan dijualnya kembali ke pasar. Padahal pertanian itu bukan hanya dalam hal itu saja. Read the rest of this entry »

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia”
[Al Israa’ , ayat 23 ]

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”
[Al Israa’ , ayat 24 ]

  1. Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun – dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.
  2. Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar. Read the rest of this entry »
JAKARTA – Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Oesman Sapta Oedang meminta Pemerintah lebih konsentrasi membangun pertanian. Menurutnya, Pemerintah jangan terus berpikir untuk mengimpor produk pertanian dari luar negeri. 

“Pemerintah harus fokus bangun pertanian,” tegas tokoh Kalimantan Barat itu sela-sela halal bi halal Ikatan Keluarga Kalimantàn Barat, di Jakarta, Jumat (23/9) malam.

Menurut pria yang lebih akrab disapa OSO, sekarang ini hampir semua produk, mulai dari beras, garam, hingga sapi diimpor. “Tidak layak negara kalau terus begini,” kata mantan Wakil Ketua MPR RI itu.

Oso memertanyakan, apa saja kerja yang dilakukan Menteri Pertanian. “Apa kerja Menteri Pertanian, apa ada stag dalam pemerintahan ini? Padahal Menteri sudah mengaku presiden sudah menginstruksikan, tapi apa sudah dilaksanakan atau belum?,” kata OSO yang didampingi Gubernur Kalbar, Cornelis, itu.

Read the rest of this entry »

Calendar
September 2017
S M T W T F S
« Feb    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930